Salah satu rutinitas tahunan menjelang lebaran adalah mudik,pulang kekampung halaman untuk bersilaturrahmi berlebaran bersama anggota keluarga,sanak saudara,yang lama tak berjumpa ..Termasuk rutinitas saya tiap tahun mesti berlebaran bersama keluarga di kampung Indramayu,terlebih istri pun orang Indramayu sehingga masih satu jalur lah kalau urusan pulang kampung mah..tetangga Deket he he.sengaja mudik dilakukan pada malam hari agar menghindari panas menyengat demi kelancaran ibadah puasa,dan memang startegi langsung pulang pas tanggal 30 Juni 2016 malam Jumat adalah memang pas,pasalnya pemudik masih belum membludak Cikarang melalui jalur Lemahabang...tidak macet..sesekali mobil tersendat pada ruas ruas pertigaan ,dan masih sempat menggunakan jalur baru ditanjung pura..kecepatan motor bisa dikail lebih leluasa lantaran masih sepinya pemudik,,hingga memasuki jalur padat Cikampek kecepatan maksimal hanya bisa 50km/jam karena banyak angkot dan jalannya sempit ...
Memasuki pertigaan Jomin saya sudah terasa duduk terasa panas karena memang menggunakan celana jeans plus jok Honda Revo lansiran tahun 2012 memang kurang nyaman buat berlama lama duduk di jok...keras bro..
Hingga kami pun memutuskan untuk rehat di masjid setelah pertigaan Jomin..nggak berlama lama karena jagoan ane,kesayangan bunda rani,anak lanang kami namanya muhammad Faiz Mirza
Termasuk rutinitas saya tiap tahun mesti berlebaran bersama keluarga di kampung Indramayu,terlebih istri pun orang Indramayu sehingga masih satu jalur lah kalau urusan pulang kampung mah..tetangga Deket he he.sengaja mudik dilakukan pada malam hari agar menghindari panas menyengat demi kelancaran ibadah puasa,dan memang startegi langsung pulang pas tanggal 30 Juni 2016 malam Jumat adalah memang pas,pasalnya pemudik masih belum membludak Cikarang melalui jalur Lemahabang...tidak macet..sesekali mobil tersendat pada ruas ruas pertigaan ,dan masih sempat menggunakan jalur baru ditanjung pura..kecepatan motor bisa dikail lebih leluasa lantaran masih sepinya pemudik,,hingga memasuki jalur padat Cikampek kecepatan maksimal hanya bisa 50km/jam karena banyak angkot dan jalannya sempit ...
Memasuki pertigaan Jomin saya sudah terasa duduk terasa panas karena memang menggunakan celana jeans plus jok Honda Revo lansiran tahun 2012 memang kurang nyaman buat berlama lama duduk di jok...keras bro..
Hingga kami pun memutuskan untuk rehat di masjid setelah pertigaan Jomin..nggak berlama lama karena jagoan ane,kesayangan bunda rani,anak lanang kami namanya muhammad Faiz Mirzasuki area subang bener bener dibikin pinggang pegel pegel semuala top speed masih bisa dicapai 80km/jam karena mulusnya jalur pantura Cikampek ,ini jalanan raya kok polisi tidur semua...memang terlihat seperti itu tambalan disana sini,apakah kurang dana ataukah mengejar cepat ataukah kurang profesional lah itu tambalan nya tebel tebel mirip polisi tidur mbok ya...kenyamanan berkendara pupus lantaran guncangan motor ban menghajar sedimeng beda tinggi,walhasil satu satunya cara adalah dengan menurunkan kecepatan motor paling nanter main dikisaran 60km/jam hingga masuk daerah patrol Kandanghaur pantauan saya terhadap jalan masih banyak pr disana Aini dengan kualitas pengerjaan tambalan yang tebal tebal disarankan pengendara motor lebih baik menurunkan kecepatan daripada boyok...last perjalanan Cikarang -indramayu membutuhkan waktu 3jam 20 menit dengan sekali ke rest area dan isi bensin di daerah Pantura Kandanghaur..
Tips mudik
1.Persiapkan fisik,istirahat sebelum berkendara agar badan fit
2.Jangan terlalu banyak barang bawaan
3.Kondisi motor harus dalam kondisi prima baik service dan pergantian part yg sudah rusak.
4.Bila terasa lelah pegel langsung istirahat,karena istirahat itu ibarat cahrger yang mencharger badan agar tetap fit.
5.sebelum berangkat mending iaka bensin dulu daripada di jalur mudik pom bensin bisa ngantri panjang
(Wasro1924)
Semuanya Tampak Lebih Indah Bila telah melalui semuanya..Memetik hasil dari Sebuah ikatan silaturrahmi...
Lencana Facebook
Mengenai Saya
buku Tamu
Categories
- alislam (1)
- dunia islam (1)
- indonesia (1)
- indramayu (1)
- kpk (1)
- lee mans (1)
- moto go (1)
- moto gp perancis (1)
- mudik2016 (1)
- pantura (1)
- politik (1)
- suzuki (1)
- yamaha (1)
Blog Archive
Moto GP perancis Le mans 2016,Lorenzo ngibrit juara,Marquez dan Dovi jatuh bareng, Suzuki podium pertama
Diposting oleh INDRAMAYUpareanStart meyakinkan dilakukan Lorenzo pasca pole position saat babak qualifkasi sehingga menempatkan Lorenzo menempati grid pertama starting, dikuti posisi ke dua dan ke tiga duo andrea dari ducati seperti biasa Lorenzo memang dikenal dengan konstitusi lap time Sehingga bila memang nomer pertama dia akan ngibrit dan jadilah Turing membosankan tanpa perlawanan berarti ,Rossi dari posisi 8 harus berjuang untuk bisa menempati podium Tapi Memang luar biasa mas bro sedikit demi sedikit setiap lap sang doctor progres positif laptimenya lebih cepat dari marquez sehingga pada lap menyisakan lap15 lagi doctor dengan sangat meyakinkan meng overtake marc marquez dan Dovi,kemana ianone ? Ducati apess …ianone sudah duluan cium aspal ..kembali ke mang Rossi…dikalahkan sang the doctor tua tua keladi makin tua makin menjadi,sukses menyalip marquez giliran dovi kena libas pada lap berikutnya dan berhasil disalip sama mang Rossi,tapi mang Rossi masih dapat tekanan ..marquez dan Dovi diasapi Rossi,terlalu memaksa mas bro tapi lucunya kok bisa berbarengan yah saat belokan ke kiri sepertinya keduanya harus late breaking berakibat kan keduanya dlosor,sepertinya klo melihat tampilan layar marquez dlosor duluan beberapa detik setelahnya Dovi,mereka kompak jatuh pada tikungan ke 7 dan kejadian ini menjadikan Vinales mengkudeta menjadi podium terakhir yakni podium ke 3,merupakan podium pertama buat Suzuki setelah penantian lama tak pernah masuk podium karena memang Suzuki ini team baru bergabung tahun 2015 masuk MotoGP . …last podium satu Lorenzo,kedua rosii dan ketiga Vinales sehingga klasemen sementara bergeser awalnya marquez pertama sekarang Lorenzo yang memimpin tapi gapnya itu mas bro tipiss Hasil MotoGP Prancis 1 25 99 Jorge LORENZO SPA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 160.3 43’51.290 2 20 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP Yamaha 159.6 +10.654 3 16 25 Maverick VIALES SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 159.4 +14.177 4 13 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 159.1 +18.719 5 11 44 Pol ESPARGARO SPA Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 158.8 +24.931 6 10 41 Aleix ESPARGARO SPA Team SUZUKI ECSTAR Suzuki 158.3 +32.921 7 9 9 Danilo PETRUCCI ITA OCTO Pramac Yakhnich Ducati 158.0 +38.251 8 8 8 Hector BARBERA SPA Avintia Racing Ducati 158.0 +38.504 9 7 19 Alvaro BAUTISTA SPA Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 157.4 +48.536 10 6 6 Stefan BRADL GER Aprilia Racing Team Gresini Aprilia 157.0 +54.502 11 5 50 Eugene LAVERTY IRL Aspar Team MotoGP Ducati 156.5 +1’02.677 12 4 76 Loris BAZ FRA Avintia Racing Ducati 156.3 +1’07.658 13 3 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team Honda 152.4 1 Lap Dan ini hasil Berikut ini klasemen sementara MotoGP 2016, dilansir dari Crash: Pembalap, Tim, Poin: 1 Jorge Lorenzo Movistar Yamaha 90 2 Marc Marquez Repsol Honda 85 3 Valentino Rossi Movistar Yamaha 78 4 Dani Pedrosa Repsol Honda 53 5 Maverick Vinales Team Suzuki Ecstar 49 6 Pol Espargaro Monster Yamaha Tech 3 47 7 Aleix Espargaro Team Suzuki Ecstar 42 8 Hector Barbera Avintia Racing 39 9 Eugene Laverty Aspar Team MotoGP 33 10 Andrea Iannone Ducati Team 25 11 Andrea Dovizioso Ducati Team 23 12 Stefan Bradl Aprilia Racing Team Gresini 23 13 Alvaro Bautista Aprilia Racing Team Gresini 21 14 Bradley Smith Monster Yamaha Tech 3 20 15 Scott Redding Octo Pramac Yakhnich 16 16 Michele Pirro Octo Pramac Yakhnich 12 17 Tito Rabat Estrella Galicia 0,0 Marc VDS 11 18 Danilo Petrucci Octo Pramac Yakhnich 9 19 Loris Baz Avintia Racing 8 20 Cal Crutchlow LCR Honda 5 21 Yonny Hernandez Avintia Racing 3 22 Jack Miller Estrella Galicia 0,0 Marc VDS 2 (Wasro1924)
Label: lee mans, moto go, moto gp perancis, suzuki, yamaha
Pada 4 September lalu terjadi pergantian Kabareskrim Mabes Polri dari Komjen Budi Waseso (Buwas) kepada Komjen Anang Iskandar. Keduanya bertukar jabatan. Komjen Buwas menggantikan Komjen Anang menempati posisi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Pergantian Kabareskrim itu dikatakan sebagai pergantian (rotasi) biasa di tubuh Polri. Sebanyak 71 perwira juga dirotasi bersamaan dengan rotasi itu.
Dipertanyakan
Nalar masyarakat mencerna agaknya hal itu bukan pergantian biasa. Pergantian
Kabareskrim itu tidak bisa dilepaskan dari “campur tangan”. Pasalnya, penggantian itu tidak dilakukan sebelumnya saat desakan juga terjadi begitu kuat.
Pergantian itu dilakukan setelah terjadi dua kasus. Pertama: Buwas menyatakan bahwa di antara 19 orang capim KPK ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, hingga Pansel Capim KPK menyelesaikan tugas, nama itu tak pernah diumumkan. Kedua: Penggeledahan Kantor Pelindo II pada tanggal 28 Agustus terkait kasus korupsi mobile crane. Saat penggeledahan itu, Dirut Pelindo II Richard Joost Lino atau biasa dipanggil RJ Lino bertelepon dengan Kepala Bappenas Sofyan Djalil. Saat itu Lino meminta Sofyan untuk menyampaikan kepada Presiden bahwa cara yang dilakukan Bareskrim tidak benar. Ia pun mengancam, jika tidak maka ia besoknya akan mundur. Nyatanya, hingga sekarang ia tidak mundur. Sebaliknya, Komjen Buwas terpental dari jabatan Kabareskrim.
Pasca kejadian itu, Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan oleh media menelepon Kapolri. Dua hari setelah penggeledahan, Wapres JK menelepon Komjen Buwas. JK meminta Bareskrim berhati-hati dalam menyidik kasus itu. Dia menilai kasus itu sebagai kasus perdata, bukan pidana. JK menyampaikan bahwa sesuai instruksi Presiden Jokowi, kasus dugaan korupsi yang menimpa korporasi tidak bisa langsung dipidanakan. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014.
Seperti dikutip Tempo.co (5/9), JK mengatakan, "Saya bilang kepada dia (Budi Waseso) bahwa kalau kebijakan korporasi, ya jangan dipidanakan. Itu prinsip yang telah kita pakai dan sesuai dengan aturan Undang-Undang tentang Administrasi Pemerintahan."
Pada Selasa (1/09/2015) malam, Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla (JK) memanggil Kapolri Badrodin Haiti ke Istana Presiden. Dipercaya topik pembicaraannya mencakup masalah tersebut, termasuk posisi Kabareskrim.
Sebelumnya, Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan melontarkan kemungkinan akan adanya pejabat yang dicopot. Ia juga melontarkan bahwa kebijakan tidak boleh membuat gaduh yang bisa memperlambat laju ekonomi. Berikutnya, seperti diberitakan Kompas.com (3/9), Menko Polhukam membenarkan adanya kemungkinan pergeseran perwira tinggi di tubuh kepolisian dalam waktu dekat.
Melihat runutan peristiwa itu, masyarakat percaya bahwa pergantian Kabareskrim itu tidak semata rotasi biasa.
Pemberantasan Korupsi Kembali Terhenti?
Muncul kekhawatiran, kasus korupsi yang saat ini sedang ditangani Bareskrim akan terpengaruh atau bahkan berhenti, termasuk kasus mobile crane. Kasus mobile crane di Pelindo II diperkirakan merugikan negara Rp 54 miliar. Menurut Komjen Buwas, kasus mobile crane itu tidak sesederhana yang dibayangkan oleh masyarakat. Buwas menegaskan kasus dugaan korupsi itu bisa merembet ke persoalan dugaan korupsi lain yang nilainya jauh lebih besar. "Kasus sampingannya lebih spektakuler lagi, nilainya bisa triliunan." (Tempo.co, 5/9).
Selain itu, menurut Buwas, saat ini penyidik Kepolisian tengah mengusut sembilan kasus besar terkait korupsi. Bahkan menurut Buwas, ada kasus yang nilainya terbilang sangat besar. "Ada satu kasus yang nilainya Rp 180 triliun, tetapi pengusutannya masih saya tunda. Itu sangat spektakuler. Kalau saya lakukan, ada yang akan panas-dingin," kata Buwas (Tempo.co, 5/9).
Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Victor Simanjuntak sebelum diganti, perkara tersebut menyangkut orang kuat, baik pejabat tinggi negara ataupun pihak swasta (Kompas.com, 4/9). Selain sembilan kasus itu, Buwas menyebutkan masih ada 67 kasus korupsi yang datanya dipegang oleh Bareskrim Polri (Kompas.com, 5/9).
Ada kekhawatiran, penanganan kasus-kasus korupsi itu—terutama yang melibatkan atau terkait dengan orang kuat baik secara politik atau ekonomi—akan terhenti. Salah satunya dengan alasan memperburuk kondisi yang bisa memperlambat laju ekonomi. Jika itu terjadi, jelas masa depan pemberantasan korupsi di negeri ini akan makin suram.
Menyalahi Islam
Selain bisa menyebabkan masa depan pemberantasan korupsi makin suram, “tebang-pilih” dalam kasus kriminal, termasuk korupsi, menyalahi Islam. Pasalnya, Islam menetapkan asas persamaan di muka hukum. Lebih dari itu, penegakan hukum secara pilih-pilih akan membawa malapetaka bagi negeri ini.
Aisyah ra. menuturkan bahwa kaum Quraisy pernah terguncang dengan perkara seorang perempuan Bani Makhzum yang mencuri. Seseorang berkata, “Siapa yang bisa berbicara kepada Rasulullah saw.?” Mereka berkata, “Tidak ada orang yang berani melakukan itu kecuali Usamah bin Zaid, kekasih Rasulullah saw. Lalu Usamah berbicara kepada beliau. Beliau lalu bersabda, “Apakah engkau memintakan pengampunan dalam salah satu had di antara hudûd (hukuman) Allah?” Kemudian beliau berdiri dan berpidato:
« إِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِينَ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ، وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ، وَايْمُ اللَّهِ، لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ ابْنَةَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا »
Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian karena mereka itu, jika orang mulia di antara mereka mencuri, mereka biarkan; jika orang lemah di antara mereka mencuri, mereka tegakkan had. Demi Allah, seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku akan potong tangannya.” (HR al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majah dan an-Nasa’i).
Karena itu Rasul saw. memerintahkan agar hukum ditegakkan terhadap siapa saja, termasuk terhadap orang-orang dekat dan orang-orang kuat secara politik ataupun ekonomi. Rasul saw. bersabda:
« أَقِيمُوا حُدُودَ اللَّهِ فِى الْقَرِيبِ وَالْبَعِيدِ وَلاَ تَأْخُذْكُمْ فِى اللَّهِ لَوْمَةُ لاَئِمٍ »
Tegakkanlah oleh kalian hudûd Allah atas orang dekat atau jauh dan janganlah celaan para pencela menghalangi kalian.” (HR Ibnu Majah, al-Hakim, al-Baihaqi).
Rezim Saudagar
Pergantian Kabareskrim itu juga mengisyaratkan betapa eratnya hubungan penguasa dengan para pemilik kekuatan ekonomi atau para saudagar/pengusaha. Bahkan terasa bahwa para saudagar/pengusaha itu bisa mempengaruhi kebijakan penguasa. Itu menandakan “rezim saudagar” atau istilah kerennya “korporatokrasi” benar-benar terjadi di negeri ini.
Rezim saudagar itu berbahaya bagi negeri ini dan akan merugikan rakyat. Di antara bahayanya, kebijakan penguasa bisa dipengaruhi oleh para saudagar/pengusaha atau kapitalis. Akibatnya, lahirlah banyak kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan para saudagar/kapitalis, bukan berpihak pada kepentingan rakyat.
Penegakan hukum pun bisa mereka pengaruhi, bahkan mereka setir. Jika menyerempet mereka, upaya penegakan hukum akan dihentikan dengan berbagai alasan, termasuk alasan mengganggu perekonomian.
Rezim saudagar juga membawa bahaya lainnya, yaitu penanganan urusan rakyat dikelola dengan menggunakan logika saudagar (baca: logika bisnis). Rakyat diposisikan layaknya konsumen (pembeli) yang harus membayar berbagai pelayanan negara. Sebaliknya, negara diposisikan layaknya penyedia/penjual barang dan jasa. Pengelolaan urusan rakyat pun dijalankan dengan logika untung-rugi. Jika dianggap beban maka akan dihilangkan, seperti subsidi. Ini jelas bertentangan dengan Islam.
Penguasa: Pelayan Rakyat
Dalam Islam tugas dan kewajiban penguasa adalah memelihara kemaslahatan rakyat. Pengelolaan urusan rakyat harus dikelola berrdasarkan prinsip ri’âyah (melayani rakyat). Yang menjadi perhatian utama adalah memberikan kemaslahatan terbaik untuk seluruh rakyat tanpa kecuali. Penguasa akan dimintai pertanggungjawaban atas hal itu. Rasul saw. bersabda:
«الإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ وَمَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ»
Imam (penguasa) adalah pengurus rakyat dan dia bertanggung jawab atas rakyatnya (HR al-Bukhari).
Penguasa yang senantiasa mengurus dan melayani rakyat itu hanya bisa terwujud jika pengelolaan urusan rakyat dijalankan sesuai syariah Islam dan dalam sistem pemerintahan Islam. Penguasa pun dipilih berdasarkan asas Islam dan sesuai dengan aturan Islam. Semua itu berarti mengharuskan penerapan syariah Islam secara menyeluruh dalam sistem pemerintahan Islam. Itulah Khilafah Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian. Inilah yang mendesak untuk sesegera mungkin diwujudkan oleh seluruh kaum Muslim, terutama di negeri ini, yang tengah didera oleh aneka problem tak berkesudahan, termasuk masalah rezim saudagar. WalLâh a’lam bi ash-shawâb. [Al-Islam edisi 771, 27 Dzulqa’dah 1436 H – 11 September 2015 M] [www.visimuslim.com]
Label: alislam, dunia islam, indonesia, kpk, politik

Bagi kamu orang kandanghaur-Indramayu, khusunya daerah parean dan wilayah sekitarnya,tentunya nggak asing lagi dengan Kewedanan Kandanghaur,selain Letaknya strategis dekat dengan jalur terpadat di pulau jawa yakni jalur pantura,dan juga dekat dengan pusat perbelanja wong parean:pasar parean kandanghaur.
bangunan kuno warisan kolonial belanda kata engkong2 sesepuh sono,bangunan yang terletak di samping Majid Besar At-Taqwa kandanghaur ini dari segi bentuk sebelum di rehab yang sekarang sudah menjadi kantor kecamatan kandanghaur menggantikan posisi dulu yang berada di wilayah eretan.
Bentuknya mang mencirikan banget segi ke kunonan,dilihat dari Jendela nya aja ukurannya tak lazim bagi bangunan Rumah sekarang dan bentuk Kotak dan berukuran besar dan posisi bangunannya lebih tinggi dari permukaan tanah, di sekitarnya masih terdapat pohon yang berusia Tua semakin menambahkan kesan klo daerah sekitar sono merupakan bangunan tempat peninggaaln dulu yg masih exsis sampai sekarang.
Dibelakang kewedanan kandanghaur terdapat tredapat bangunan yg sudah 50 persen tak utuh alias rada roboh,bekas tempat pemandian dan Wc zaman dulu,yang paling menarik sekitar situ adanya sumur tua yang bentuknya nggak lazim seperti sumur2 zaman sekarang yang cenderung berdiameter,berbentuk bulat pada mulut bibirnya..tapi sumur ini pada bibirnya berbentuk Segitiga..kata masayatakat sekitar kalu di telusuri lorong sumur ini ternyata menyambung dengan sumur di SDN kandanghaur yg letaknya di depan kewedanan ini hanya di batasi jalur pantura saja,dahulu kala disini masih terdapat benda2 warisan kolonial belanda dulu berupa mariam,dan jangkar besar,,
namun dengan keberadaan sumur Tua berbentuk segitiga ini oleh masayarakat sekitar Sangat sungguh di sayangkan malah di keramatkan di jadikan tempat bertuah..yg jelas bagi kita yg bener2 mentauhidkan Allah, hal tersebut sangatlah riskan,,
jalan2 di face book saya tertarik dengan hasil uploadan foto member facebook bernama Ronlinata Ronan,fotografer salah satu pengurus Dermayu Facebook Community,bagi yang mau lihat foto tempo doeloe dermayu silakan kunjungi link (http://www.facebook.com/profile.php?id=1197642341)
klo mo unduh izin doleoe ma beliau ya karena merupakan karya luar biasa bagi saya..(wasro)


Busyet dah baru aja aku beli kamera digital Sony Cybershot dsc T77 Akhir bulan desember pas ketika peluncuran pertama kalinya di jepang,sekarang Perusahaan Raksasa SONY yang konon katanya baru memecat 8000 karyawannya di tokyo gara-gara Dampak Krisis Ekonomi Global malah sekarang mengeluarkan kamera terbarunya lagi awal bulan maret 2009, padahal Sony Dsc T77 & Sony dsc T700 belum lama dirilis,yup SONY DSC T90 klo liat gambarnya sekilas, tuh bentuknya enggak beda jauh sama pendahulunya Sony DSC T77 body slim layar, touch panel
yuk mari kita selidiki atu atu jare wong dermayu mah siji-siji
body
Sony emang rajin banget ngeluarin gadget kamera dengan design yang tipis slim body geto tebalnya sama kayak pendahulunya Dsc T77 yakni cuma 13,9mm,zoming lensa yang terjadi di dalam tubuh kamera atau lensanya gak monyong saat kamu ngeZOOMING yang biasa kita temuin pada produknya camera buatan Canon,layar Touchscreen 3,0 inch wide,pokonya klo segi bentuk gak bedajauh sama pendahulunya SONY DSC T77,bedanya cuma ada penambahan plat logo cyber shoot di bagian pinggir penutup lensa,seperti pada type T300.Sony T90 tersedia dalam warna silver,hitam, coklat, pink and biru.
Sony Cybershot DSC-T90 touchscreen camera
Sony DSC T90 simpel dan mudah digunakan apalagi di tunjang layar LCD bening 3 inchi plus touch screen(layar pencet amun bli weruh mah) sebagian besar operasinya di lakukan di layar touchscreen so pengguna di manjain banget deh,simple and easy.
Sony T90 incorporates a BIONZ image processor
wah wah kekuatan processor yang tertanam di kamera ini mampu membuat hasil jeperetan kamu gak bakalan low noise image dalam situasi apapun,klo dibandingin ma hasil kamera hp yang banyak bintik2nya jelas jutaan kali nih kamera bisa di andalkan,selain itu Optical SteadyShot menjaga photo dari pencahayaan yang kurang saat kamu memotret dalam kedaan gelap,trus Face Detection and Smile Shutter secara otomatis mendeteksi wajah orang yang bakalan kamu poto agar tetap fokus ke wajahnya,klo wajah kambing bisa nggak yah? he soale tetangga ku di indramayu punya kambing he he,dan smile shutter otomatis akan menjepret pa bila objek tersenyum so kamu bakalan punya segudang moment happy.
Capture HD movies with the Sony Cybershot T90
Eh klo kamu pas jalan2 ketinggalan Handy camnya,so gak bakalan khawatir karena t90 punya fitur 720p HD movie,wah wah kamu bisa ngambil video dengan 30 frames per second untuk durasi 60 menit dengan kualitas suara setereo punya tuh di storage memory 4 GB,sepertinya t90 kayak pendahulunya yang gak punya memory dalam 4 GB,kayak type cybershoot T2 dan cybershoot T700.
Sony Cyber-Shot T90 specifications
• Chic, ultra-slim design (13.9mm)
• 12.1 effective megapixels
• 3.0-inch wide Clear Photo LCD Plus touchscreen
• Carl Zeiss 4x optical zoom lens
• Record 720p HD movie clips
• Optical SteadyShot for clearer handheld shooting
• Enhanced Face Detection and Smile Shutter technology
mengenai harga sekitar 5jutaan,lumayan grogor kocek yah
Hm..ternyata 12 megapixels ma Record 720p HD movie clips yang menonjol banget dari sony DSC T90 ini,dan katanya sony juga berbarengan mengeluarkan dengan seri T900 nya mungkin gak beda jauh penambahan fiturnya penambahan megapixel dan memory dalam,sama dengan liku-liku pendahulunya seri DSC T77 dan DSC T700,hm..hmm aku mah cukup seneng dengan 2 kamera yang kupunya yakni pertama seri DSC T70 dengan 8 megapixel dan DSC T 77 dengan 10 megapixel,apalah artinya pixel gede gede banget gak berkaitan tuh dengan jernih nya foto yang kita ambil,mitos megapixel tuh berkaitan dengan ukuran gambar yang kita printer,klo cuma buat di cetak ukiran 4R,kamera dengan 2 megapixel aja dah cukup resolusinya tuh,kecuali klo kamu pengen cetak sebesar gajah eh panplet,besarnya mega pixel nentuin biar gambar kamu gak buyar pas di cetak gede..ok men moga membantu…

2:57AM WJBT{waktu jepang bagian tengah}..
Malam ini ku nggak bisa tidur..bukan karena adanya nyamuk yang biasa mengganggu ku ketika mu masih di indonesia parean silam,di jepang daerah ku asli nggak ada nyamuk yang nyatroni saban malam,pa lagi musim dingin disini di jamin nggak ada serangga yang berkeliaran di malam hari ..teuing pada kabur kamana tuh serangga yang di peertengahan musim panas suaranya mendengerik ngerik berisik banget..
Padahal barusan aku lelah pulang kerja malam..napa mata ini susah banget ku pejamkan yah..
Ouww malam2 begini pikiranku asyik mengenang masa silam..masa 2 tahun lebih yang lalu..ketika terkahir ibuku dan babehku melambaikan tangannya melepas kepergianku
masih jelas ku ingat begitu pilaunya wajah ibuku saat itu,bener2 mimik wajahnya nggak pernah ku lihat sebelumnya,Bandara Internasional Soekarno Hatta 24september 2006,22:15 PM Jembatan penghubung Jepang Indonesiaku.
Saat memilukan bagiku,,
Ketika orang 2 yang kusayangi kutinggalkan dalam jangka waktu yang lama,saat detik terakhir kepergianku itu,ada suatu tempat yang merupakan tempat terkhir perjumpaan aku ma keluargaku,yaitu bagian counter Imigrasi bagian pemeriksaan barang,saat itu selain penumpang pesawat garuda GA880 tujuan jakarta-tokyo narita,nggak boleh memasuki,untunglah sekat yang memisahkan itu terbuat dari kaca transparan sehingga saat terakhir kami nggak begitu tragis he he,ayah bunda bersama rombongan lain masih bisa melihat aku dengan lambaian tangannya..sambil berjalan menuju tempat untuk menunggu pesawat ku masih padangi bunda ma babeh..selamat Tinggal bunda,doakan anakmu ini ,3 tahun disini ku takkan melupakan kasih sayang bunda ayahanda dan semua nasehat..dan ku masih seperti dulu..wah ngantuk nihhh..
| Di SMK PGRI Kandanghaur Guru Sebagai Teman dan Kakak |
| Minggu, 05 Oktober 2008 | |
| Korban Kritis Capai 60 Orang, Penjual Ikut Jadi Korban Denpatrol.com, INDRAMAYU– Seperti perkiraan sebelumnya, minuman keras (miras) beracun masih beredar luas di masyarakat. Miras penebar maut yang dikenal dengan Vodka Blending itu kembali merenggut nyawa, pada Hari Raya Lebaran di saat kebiasaan warga mengonsumsi minuman beralkohol kembali memuncak seiring banyaknya pemudik. Tradisi itu juga kerap dilakukan oleh para nelayan yang baru saja pulang dari merantau. Tak sadar yang diminum mengandung racun, empat orang nelayan asal Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur meregang nyawa usai menggelar pesta miras di malam takbiran. Ketiganya adalah Beni bin Dulgani (18), Rusdi bin Ramun (17), Herman bin Durahman (32) dan adiknya Heryanto bin Durahman (26). Beni meninggal Jumat (3/10) saat dibawa ke RS Permata Medical Center (PMC) Indramayu sekitar pukul 09.25. Menyusul Rusdi yang tewas saat diajak berangkat keluarganya berlayar di daerah Penimbang, Banten. Herman, menjemput ajal sehari sebelumnya Kamis (2/10) di kediamannya. Sedangkan, Heryanto meninggal dalam perawatan medis di Rumkit Bhayangkara tadi malam, pukul 23.00. Sementara itu, puluhan nelayan lainnya masih dalam kondisi kritis diduga akibat mengonsumsi miras beracun. Para korban, dilarikan ke sejumlah RS yang ada di Indramayu. Data yang dihimpun Radar, sampai tadi malam sebanyak 60 orang dilarikan ke RSU Pantura MA Sentot (RSUP MAS) Patrol. Dua di antaranya adalah perempuan. Seluruh pasien berasal dari daerah nelayan yakni Desa Eretan Wetan yang pulang mudik dari perantauan. Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah seiring masih dilakukannya proses evakuasi para korban oleh aparat pemerintah, kepolisian dan masyarakat setempat. Semula, dari pagi hingga sore jumlah pasien hanya 13 orang yang berbondong-bondong dilarikan ke RS yang berada di tepi jalan raya Pantura Patrol itu. Namun, menjelang malam hari, korban keracunan miras yang dirujuk, jumlahnya membeludak hampir tiga kali lipatnya. Pantauan Radar, mereka datang secara bergelombang sejak pukul 19.00 hingga 23.00 malam dengan di antar anggota keluarganya masing-masing. Ada yang menggunakan sepeda motor, becak, ambulans milik puskesmas maupun mobil carteran. Saking banyaknya pasien, ruangan rawat inap semuanya terisi. Bahkan, ruang dapur terpaksa disulap guna menampung puluhan korban yang datang belakangan. Seluruh petugas medis yang sedang lepas piket terpaksa dipanggil untuk membantu memberikan pertolongan kepada para pasien. Selain petugas medis, aparat kepolisian juga stand by untuk memantau kondisi korban. Di ruang IGD, tim medis dibuat sibuk melayani para pasien yang antre untuk diberi tindakan. Ruangan itu penuh sesak dan tercium bau tidak sedap. Pasalnya, sebagian pasien muntah-muntah di ruangan itu. Rata-rata pasien menderita gejala yang sama yakni badan panas, pandangan mata kabur, kepala pusing, lambung terbakar, dan lemas sekujur tubuh. Bagi pasien yang kondisinya terbilang kritis, langsung dirujuk ke Rumkit Bhayangkara Tingkat IV Indramayu Losarang. Sejumlah pasien mengaku datang atas inisiatif sendiri. Hal itu dilakukan setelah mengetahui 3 orang telah meninggal dunia sehabis menenggak minuman yang sama. “Botolnya sama, tapi kelompoknya beda-beda. Saya dengan empat teman ini,” ujar Candra (21) sambil menunjuk kawan-kawannya yang tergeletak lemas di ruang kelas II RSUP MAS. Sementara itu, mendapati banyak nelayan Eretan yang keracunan miras, aparat pemerintah, kepolisian beserta komponen masyarakat, langsung mendata para korban sekaligus mengevakuasinya ke RS. “Jangan sampai jatuh korban lagi. Lebih baik diselamatkan sekarang daripada terlambat,” ujar Maryadi (38) tokoh pemuda setempat. Semula kata dia, proses pendataan sulit dilakukan. Sebab, masih banyak warga khususnya yang pernah menenggak miras menolak memberikan pengakuan. Namun, setelah diberitahu telah ada warga yang meninggal dunia lantaran menenggak miras, akhirnya mereka mau dibawa ke RS. “Sepertinya belum semuanya terdata. Masih ada yang menutup-nutupi,” terangnya. PENJUAL IKUT JADI KORBAN Bukan itu saja, anak dan menantunya yaitu Warnadi (35) dan Agus (30) juga tidak luput dari petaka yang sama. Selain menjual, keluarga pedagang miras itu dikenal juga sebagai pemabuk berat. Sejak malam takbiran, kata wanita bertubuh kurus ini miras dagangannya laris manis dibeli orang. Bahkan, pembelinya juga datang dari sejumlah desa dan kecamatan tetangga. “Kalau Lebaran yang dicari ya miras,” katanya. Tradisi nenggak miras ramai-ramai di malam Lebaran itu, dimanfaatkannya untuk berbelanja kebutuhan pokok para penggemar teler. Karisem sendiri beserta keluarganya ikut merasakan betapa mabuknya setelah mencicipi barang yang dijualnya itu. “Saya nggak tahu kalau minuman itu beracun,” ucapnya lirih.
Bapak dua orang anak ini sekarat usai pesta miras bersama-sama rekannya dimalam Lebaran Rabu (1/10). Lantaran kondisinya gawat, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir truk di Rawa Bebek, Bekasi ini, menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumkit Bhayangkara Losarang. Menurut keterangan istrinya Carnesih (37), sebelum kejadian, suaminya sejak pagi berangkat kumpul dengan teman-temannya dan sore baru kembali pulang ke rumah. Bahkan, suaminya masih sempat bermain dengan kedua anaknya. “Sore masih ngajak jalan-jalan sama anak-anak. Pas magrib, tiba-tiba badan bapak panas, ngakunya pusing dan mual. Dan itu berlangsung sampai pagi,” ungkapnya kepada Radar saat dijumpai sedang menunggui suaminya. Dia mengaku tidak tahu kalau suaminya sekarat akibat menenggak miras beracun. Saat pulang ke rumah, tidak ada tanda-tanda suaminya habis teler. “Kalau pulang kampung, bapak biasa kumpul dengan teman-temannya. Nggak tahu ngapain,” kenangnya. Takut kejadian buruk menerpa, suaminya dilarikan Rumkit Bhayangkara Losarang. (kho/Radarcirebon) |
Pancasila yang dijadikan pijakan paling dasar, sekaligus menjadi identitas kebangsaan Indonesia selama ini, sepertinya menjadi konsep yang makin hilang dari ingatan publik. Dalam konteks bernegara, masyarakat menilai pemerintah belum mampu mengaktualisasi Pancasila dalam setiap kebijakan yang dibuatnya.
Sebagian anggota masyarakat yang menjadi responden jajak pendapat Litbang Kompas mempertanyakan kemampuan negara dalam mengaktualisasikan Pancasila dalam setiap kebijakan yang dihasilkan, terutama terkait kebijakan negara yang dinilai tidak pro-kesejahteraan sosial, seperti yang disebut dalam pasal terakhir Pancasila. Ini tercermin dari pendapat mayoritas responden (79,8 persen) yang menilai pemerintah belum mampu menunjukkan sikap adil terhadap masyarakat.
Hasil Jajak Pendapat Kompas, yang diselenggarakan terhadap 860 responden di sepuluh kota di Indonesia, ini juga menunjukkan, ternyata cukup banyak orang yang lupa dan tidak hafal isi Pancasila. Saat responden diminta untuk membacakan lima sila dari Pancasila, sebanyak 90,8 persen hafal sila pertama.
Namun, saat dilanjutkan pada sila berikutnya, sedikitnya 27,8 persen lupa isi sila kedua, 23,8 persen lupa sila ketiga, dan sebanyak 30,2 persen tidak ingat sila keempat. Juga, 28,8 persen lupa bunyi sila kelima. Jika hafal saja tidak, sulit untuk membayangkan warga memahami dan menghayatinya.
Indoktrinasi Pancasila yang dilakukan pemerintahan Orde Baru selama 32 tahun ternyata tidak banyak menyentuh pemahaman publik atas dasar negara Indonesia itu. Pancasila lebih banyak dimaknai sebagai konsepsi dan alat politik penguasa. Pemaknaan baru selama Orde Reformasi, di satu sisi, juga memperlemah memori publik soal dasar negara ini.
Ritual peringatan Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya yang dilakukan setiap tahun terus mengalami perubahan makna dalam setiap rezim yang berkuasa. Rezim Orde Baru memaknainya sebagai kemenangan Pancasila atas gerakan Partai Komunis Indonesia dalam tragedi 30 September 1965.
Keberhasilan menumpas gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dilakukan oleh rakyat dan ABRI saat itu seolah diyakini sebagai bukti saktinya Pancasila dari upaya penggeserannya sebagai dasar negara. Karena di hari setelah peristiwa G30S/PKI, 1 Oktober atau titik awal periode Orde Baru, dicanangkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini gaungnya lebih kuat ketimbang peringatan atas hari lahirnya Pancasila.
Orde Baru sepanjang kekuasaannya bisa menanamkan Pancasila sebagai doktrin absolut. Upaya doktrinasi dilakukan secara komprehensif lewat pendidikan. Ideologisasi Pancasila tak hanya ditekankan dalam sistem kepartaian dan praktik politik, tetapi juga dalam ranah pendidikan, mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai perguruan tinggi.
Ideologisasi yang dilakukan secara represif di tatar pendidikan mengarah pada pengultusan Pancasila sebagai simbol keramat. Ini dilakukan melalui langkah seperti pembacaan teks Pancasila di setiap upacara di setiap sekolah dari sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas, indoktrinasi melalui Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), hingga pendidikan kewiraan di tingkat perguruan tinggi.
Rezim Soeharto menetapkan Pancasila sebagai asas tunggal. Upaya penunggalan interpretasi juga dilakukan oleh negara terhadap seluruh warga negara tanpa kecuali. Setiap organisasi massa dalam bentuk apa pun, termasuk organisasi keagamaan, wajib menjadikan Pancasila sebagai asas institusi mereka. Cap anti-Pancasila diberikan kepada mereka yang menolak asas tunggal Pancasila. Langkah ini dipercaya sebagai upaya memelihara Pancasila agar tetap sakti.
Ideologi atau bukan?
Pascaruntuhnya Orde Baru, gelombang keterbukaan membuka kemungkinan masyarakat untuk memaknai ulang Pancasila sebagai dasar negara. Wacana soal apakah Pancasila merupakan ideologi atau bukan berkembang selama rezim reformasi. Sejumlah kelompok menerjemahkan Pancasila bukan sebagai ideologi, melainkan kontrak sosial yang dirumuskan para founding fathers saat mendirikan negara ini.
Onghokham adalah salah satu tokoh yang menyatakan Pancasila bukanlah falsafah atau ideologi. Pancasila adalah dokumen politik dalam proses pembentukan negara baru, yakni kontrak sosial yang merupakan persetujuan atau kompromi di antara sesama warga negara tentang asas negara baru. Ia menyamakan Pancasila dengan dokumen penting beberapa negara lain, seperti Magna Carta di Inggris, Bill of Right di Amerika Serikat, atau Droit de l’homme di Perancis (Kompas, 6/12/2001).
Rezim Orde Baru dianggap menyalahgunakan Pancasila sekadar sebagai alat untuk memberangus berbagai upaya dan tuntutan demokratisasi. Seperti diungkapkan Franz Magnis-Suseno (Kompas, 23/10/2005), Orde Baru menyimbolkan peristiwa G30S/PKI sebagai kekuatan anti-Pancasila. Cap PKI terhadap kelompok yang kritis terhadap pemegang tampuk kekuasaan di saat itu pun tak jarang digunakan sebagai alat pemberangus gerakan mereka.
Bahkan, pada sejumlah konflik antara negara dan rakyat, seperti kasus konflik pertanahan atau demonstrasi menentang kebijakan pemerintah, simbol anti-Pancasila sering digunakan sebagai penyelesaian.
Indoktrinasi Pancasila sebagai sebuah kekuatan sakral nan sakti, yang kadung dilakukan selama periode Orde Baru, oleh sebagian kelompok dipercaya justru mendangkalkan pemaknaan terhadap Pancasila. Penafsiran tunggal atas dasar negara ini lebih banyak digunakan sebagai alat untuk memperkuat otoriterianisme, sekaligus menutup pemahaman kritis terhadap Pancasila.
Rezim keterbukaan saat ini memang memungkinkan berkembangnya cara pandang baru terhadap Pancasila. Namun, di tengah berbagai pandangan atas peran dan posisi Pancasila yang berkembang saat ini, tampak satu garis merah yang disepakati bersama bahwa Pancasila, bagaimanapun, telah menjadi ciri khas dan jati diri bangsa Indonesia yang harus dipertahankan.
Sebatas jargon
Mayoritas responden dalam jajak pendapat ini sepakat, sebagai identitas bangsa, Pancasila tetap menjadi landasan terbaik berdirinya bangsa ini. Hampir seluruh responden (96,6 persen) menyatakan, Pancasila haruslah dipertahankan sebagai dasar negara. Sebanyak 92,1 persen menegaskan, Pancasila sebagai landasan terbaik untuk bangsa ini.
Meski demikian, sebagian publik (55 persen responden) meragukan keseriusan pemerintah menerapkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Ini sangat mungkin dipicu oleh keprihatinan atas kondisi sosial dan ekonomi saat ini.
”Bukan rakyat yang seharusnya dituntut memahami dan menghayati Pancasila, melainkan pemerintah yang dicerminkan lewat kebijakan yang dibuatnya,” kata Suzan (32), seorang responden asal Jakarta.
Warga Jakarta itu berpendapat, Pancasila yang seharusnya menjadi landasan dari segala proses pembuatan kebijakan belum terlihat aktualisasinya. ”Bukankah dalam membuat kebijakan pemerintah harus sesuai dengan isi Pancasila? Lalu, kenapa banyak kebijakan negara yang sangat jelas tidak pro-keadilan sosial seperti disebut dalam Pancasila itu?” tanya Suzan.
Suara Suzan mewakili 74,5 persen dari 860 responden lain yang menyatakan, pemerintah belum mampu menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Selama ini Pancasila memang lebih banyak dipahami sebatas konsepsi politik. Pancasila lebih banyak digunakan sebagai jargon yang bias makna jika dihadapkan pada realitas sosial yang ada.
Pancasila sebagai sebuah kontrak sosial dari pendiri bangsa ini faktanya memang mampu bertahan hingga kini. Sejarah mencatat sejumlah upaya penggeseran landasan negara kepada bentuk asas lain pada masa awal berdirinya bangsa ini menemui kegagalan. Namun, setelah melampaui sekian banyak tantangan, eksistensi Pancasila sejauh ini masih banyak dimaknai sebagai konsepsi politik yang substansinya belum mampu diwujudkan secara riil. (Litbang Kompas; kompas online; Selasa, 30 September 2008 | 03:00 WIB )
HTI-Press. “Lenyapnya dunia adalah ringan di sisi Allah Swt. Daripada pembunuhan seorang muslim”. (Hadits Rosulullah). Menyedihkan dan menusuk hati, saat kita mendengar saudara-saudara kita di Pasuruan harus meregang nyawa, 21 orang terbunuh. Mereka meninggal berebut 30 ribu rupiah, pembagian zakat H. Syaichon. Sebagian besar diantaranya adalah ibu-ibu tua yang tewas setelah kehabisan nafas.
Kita yakin H. Syaicon tidak menyangka peristiwa ini terjadi. Biasanya pembagian zakat yang dilakukan H. Syaichon sejak 1975 ini lancar-lancar saja. Namun pembagian zakat Ramadhan di rumah H. Syaichon tahun ini berbuah petaka. Gang yang sempit dan tanpa bantuan pihak keamanan menjadi tempat yang mengerikan saat itu.
H. Syaicon mungkin tidak mengira saat ini rakyat sedang dililit kemiskinan yang sangat. Itulah yang sesungguhnya membuat rakyat miskin berbondong-bondong datang ke rumah H. Syaicon. Tragedi zakat Pasuruan merupakan potret kemiskinan rakyat. Kita yakin rakyat tidak akan berebut 30 ribu, antri dari subuh, berdesak-desakan sampai harus mati, kalau mereka sejahtera. Mereka lakukan ini karena 30 ribu bagi mereka sangat berarti. Buat anak yang kelaparan di rumah, buat istri yang sedang hamil, buat ibu yang sedang sakit, buat sahur dan berbuka di bulan ramadhan.
Kebijakan pemerintah yang pro liberal secara sistematis telah memiskinkan rakyat . Mulai dari kenaikan BBM akibat liberalisasi sektor migas, naiknya biaya kesehatan dan pendidikan akibat privatisasi, sampai tingginya pengangguran dan PHK akibat sektor riil yang tidak jalan, telah membuat beban hidup rakyat semakin berat.
Penguasa, anda boleh bermain dengan angka statistik dengan mengatakan kemiskinan menurun, pengangguran menurun, dan angka-angka lain yang bisa diotak-atik. Realitanya, lihatlah ke bawah rakyat yang semakin susah hidupnya.
Penguasalah yang paling bertanggung jawab dalam tragedi Pasuruan ini. Mereka lebih memilih fatwa IMF dan Bank Dunia untuk meniadakan subsidi bagi rakyat, membiarkan kekayaan alam yang milik rakyat di jual kepada asing. Para penguasa lebih mengabdi pada Tuan Besar Kapitalis mereka, dibanding memikirkan nasib rakyat. Penguasa saat ini telah menjadi mesin pembunuh bagi rakyatnya sendiri.
Ironisnya, disaat rakyat hidup dengan kesusahan para penguasa hidup bergelimpang dengan kemewahan. Menteri yang tugasnya mensejahterakan masyarakat, malah bertambah kekayaannya menjadi salah satu orang terkaya di Asia. Sementara rakyatnya terlantar. Perusahaan keluarga sang menteri kesejahteraan kekayaannya meningkat menjadi 5,4 milyar dolar AS (sekitar 50 trilyun rupiah). Bahkan saat keluarga dekatnya melangsungkan pernikahan, biaya dekorasinya saja mencapai 2 milyar rupiah.
Para politisi pun sibuk dengan dunianya sendiri. Menghambur-hamburkan uang rakyat demi demokrasi. Tidak terhitung berapa ratus trilyun rupiah uang rakyat habis untuk pesta demokrasi yang tidak memihak kepada rakyat. Untuk pelantikan gubernur di salah satu provinsi di Sumatera saja menganggarkan dana satu milyar. Para wakil rakyat sibuk jalan-jalan keluar negeri dengan alasan studi banding. Contohnya, 13 Anggota DRR Pansus RUU Wilayah Negara, studi banding ke Rumania dan Turki selama 6 hari menguras harta rakyat.
Perlu kita mengingatkan para penguasa ini dengan hadist Rosulullah , tentang berharganya nyawa manusia dalam pandangan Allah SWT. Sampai-sampai Rosulullah saw mengatakan bagi Allah SWT lenyapnya dunia ini beserta isinya adalah lebih ringan daripada terbunuhnya seorang, sekali lagi seorang rakyat. Dan saat ini berapa juta rakyat yang terbunuh dan akan terbunuh akibat kebijakan penguasa yang pro liberal ini?
Mereka terbunuh karena harus menahan lapar akibat kebutuhan pokok yang mahal. Rakyat harus terbunuh karena menanggung sakit parah sendiri akibat biaya kesehatan yang mahal. Anak-anak terbunuh karena busung lapar dan kurang gizi karena sang orang tua tidak sanggup membeli makanan yang layak dan susu yang semakin mahal. Belum lagi rakyat yang bunuh diri akibat stress berat menghadapi kehidupan ini.
Untuk para penguasa dan politisi bertaubatlah kepada Allah SWT . Taubat anda tidak cukup dengan memperbanyak saum sunnah, tidak cukup dengan memperbanyak shodaqoh, memperbanyak zikir, atau membangun masjid yang bagus. Meskipun hal itu bagus dilakukan. Namun yang lebih penting, tobat hakiki anda sebagai penguasa adalah dengan menerapkan syariah Islam yang menyeluruh dan meninggalkan bahkan mencampakkan jauh-jauh sistem sekuler-kapitalisme yang mensengsarakan rakyat ini. Menerapkan syariah Islam adalah bentuk tobat penguasa yang hakiki.
Dengan menerapkan syariah Islam anda akan menjadi Kholifah Umar bin Khotthob ra. Sang Kholifah tahu, dia akan ditanya dan mempertanggungjawabkan setiap urasan rakyatnya kepada Allah SWT di hari akhir. Tampak dari pernyataannya:” Andaikan ada seekor hewan melata di wilayah Irak yang kakinya terperosok di jalan, Aku takut Allah SWT akan meminta pertanggungjawabanku karena tidak memperbaiki jalan tersebut”. Subhanalloh, hewan yang terporosok saja sangat dikhawatirkan oleh Kholifah, apalagi kalau rakyat yang mati kelaparan.
Dalam buku “Tarikhul Islam as Siyasi” diceritakan bahwa Sayyidina Umar ra telah memberikan sesuatu dari Baitul Maal untuk membantu suatu kaum yang terserang penyakit lepra di jalan menuju Syam, ketika melewati daerah tersebut.Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh para Khalifah dan wali-wali (para pemimpin wilayah). Bahkan, Khalifah Walid bin Abdul Malik telah khusus memberikan bantuan kepada orang-orang yang terserang penyakit lepra.
Renungilah nasehat Kholifah Al Makmun , saat mengangkat anaknya Abdullah menjadi Wali di negeri Riqqah dan Mesir , memberikan surat politik yang antara lain isinya : “Bismillahirrahmanirrahim. Amma ba’du! Hendaklah engkau taqwa kepada Allah, tiada syarikat bagi-Nya… Allah telah berbuat ihsan (baik) kepada engkau lantaran jabatan ini. Sebab itu berbuat ihsan pulalah engkau kepada hamba Allah yang diserahkan-Nya menjaganya kepada engkau. Lazimilah keadilan, berdirilah membela haknya, dan jagalah batas larangan dan suruhan Allah SWT. Pertahankanlah hak milik mereka, bela kepentingan dan kehormatan mereka, jaga darah mereka jangan tertumpah, tentramkan kehidupan mereka sehari-hari dan masukkanlah rasa senang kepada mereka. Engkau akan bertanggung jawab dihadapan Allah SWT,engkau akan ditanyai, kebaikanmu akan diganjari (dibalas), kejahatanmu sedemikian pula,…” (Buya Hamka, Lembaga Budi). Karena itu bertaubatlah wahai penguasa. (Farid Wadjdi) Lihat Teks Aslinya klik SINI








